Bangunan Bersejarah Kota Tegal


Pendopo Balaikota Tegal
Pendopo Ki Gede Sebayu Berdiri tahun 1825 bersamaan dengan pembangunan masjid agung kota tegal . setelah sebelumnya Pendopo berada di kompleks kaloran. Pada masa awal Kemerdekaan Gedung ini Digunakan oleh Pemerintah Kabupaten Tegal Pada Masa kepemimpinan Sjamsuri Mastur Gedung ini di tempati Pemerintah Kota Tegal. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 tahun 1984 tentang Pemindahan Ibukota Kabupaten Daerah Tingkat II Tegal Dari Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Tegal Ke Kota Slawi Di Wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Tegal. Resmilah Gedung Kabupaten (Jl Kigede Sebayu ) Menjadi Balaikota Tegal.

Stasiun Kota Tegal
Stasiun Tegal dibangun pada tahun 1885 sebagai stasiun trem JSM (Java Spoorweg Maatschappij). Pada tahun 1897, Stasiun Tegal dibeli oleh maskapai perkeretaapian SCS (Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij), stasiun dengan atap besar berbahan kayu yang mengatapi tiga sepur (jalur). Pada tahun 1918, sebagian dari bangunan direnovasi berdasarkan karya arsitek Henri Maclaine Pont (1885-1971) tetapi atap buatan tahun 1897 tidak diubah banyak.

Gedung Birao (SCS)

Berdasarkan rancangan Henri Maclaine port (1885 - 1971) pada tahun 1910 di belanda Gedung SCS (Samarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij) Kantor Birao dibangun Belanda pada tahun 1913. Dengan acuan konsep arsitektur eropa pada negara jajahan (Euroeesche Stoomtram Maatschappij) yang merespon lintasan matahari tropik degan pola massa bangunan diletakkan memanjang dari timur ke barat.
Tanggal 10 september 1945 pengibaran bendera Merah Putih dilakukan Oleh M. Yunus dan rekan rekan Pekerja KA dengan pengawalan rakyat Kota Tegal (Catatan Achmad dalam Tegal Berjuang).setelah sebelumnya 6 September 1945 bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri, S Rahmat mengibarkan Bendera Merah Putih di depan Bengkel KA namun dipaksa diturunkan oleh Kempetai. setelah pengibaran bendera di gedung Birao ini tidak ada peringatan dari Kempetai pergolakan pemuda Kota Tegal makin menjadi demi mengibarkan Merah Putih Di penjuru Kota Tegal.

Gedung DPRD
Gedung DPRD Bangunan peninggalan Belanda yang berdiri tahun 1750an oleh Mathijs Willem de Man (1720-1763) semula menjadi rumah pribadi Residen Tegal masa itu. Pada tahun 1950 setelah pembentukan Kabupaten dan kota Oleh Pemerintah Republik Indonesia, yang menyatakan Exs Gemeente Tegal adalah Kota Kecil. Fungsi bangunan ini berubah menjadi Balai Kota Tegal. Pada tahun 1987 Setelah Balaikota Tegal pindah dari Jl Pemuda Ke Jl Kigede sebayu. Gedung ini resmi  menjadi kantor DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah).

Kantor Pos Besar 
Dibangun sekitar tahun 1930 an, Dahulu digunakan sebagai Markas Angkatan Laut, kemudian pada tahun 1954 diserahkan kepada PTT (Posts Telegraafend Telefoon Diensts) pad tahun 1961 Jawatan PTT berubah menjadi Perusahaan Negara (PN) Pos dan Telekomunikasi, hingga sekarang bernama Gedung Kantor Pos


Dansional Tegal 
Kota Tegal menjadi tempat didirikannya Badan Keamanan Rakyat – Laut (BKR Laut) pada awal kemerdekaan Republik Indonesia, BKR Laut ini dipelopori oleh pelaut pelaut yang pernah bertugas di jajaran koninklijke marine (AL Belanda) dan kaigun di masa penjajahan jepang. Sebagai cikal bakal dari pembentukan TNI Angkatan Laut saat ini. Bangunan Dansional Kota Tegal berdiri pada 1914 Masehi. Hingga Kini, bangunan Lanal di jalan Proklamasi Kota Tegal masih dimanfaatkan sebagai gedung angkatan Laut.
Waterleideng 
Tower Woterleideng Bedrif of Province Maden Java (Water toren)dibangun pada jaman Belanda (politik etis) tahun 1917 untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Kota Tegal. pada bagian atas menara terdapat sirine yang Pernah berfungsi sebagai sirine tanda buka puasa  dan tanda imsak pada era 60-an. Sekarang bangunan ini di pelihara dan di kelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Bangunan Bersejarah Kota Tegal 9 Out Of 10 Based On 10 Ratings. 9 User Reviews.
Share 'Bangunan Bersejarah Kota Tegal' On ...

Ditulis oleh: Joe Astekad - Rabu, 30 November 2011

2 komentar untuk "Bangunan Bersejarah Kota Tegal"